Kias Ana Faqir ilallah

Posted by ghimau under


Maling gelaran diberi ayahandanya,
Mencemar nama dan daulat keluarga,
Dihalau keluar dari istana,
Terjumpa si maling akan seorang tua,
Membawa tongkat bersinar permata,
Ingin dirampas tongkat si tua,
Namun lain pula jadinya,
Terbuka hijab penghadang rahasia,
Si tua rupanya sang wali mulia,
Si maling merayu ingin berguru dengannya,
Setia menanti sehingga digelar kali jaga.

29 Disember 2008, 10:55 am

Moga-moga dimakbulkan aku dengan zahirnya kanjeng sunan kalijaga dan batinnya kanjeng siti jenar..al-fatehah..

4 comments:

On 30 December 2008 at 22:52 , no need to reveal said...

wah hensem la pakai cam tu...ni boleh buat alia lagi tertarik dan menarik ni hehehe

 
On 31 December 2008 at 08:35 , alia said...

he..he...muka keinsafan, keredaan...i like

 
On 31 December 2008 at 23:54 , habuk said...

Kata ayahanda tidak dipeduli,
Bukan bermaksud untuk meninggi diri,
Tapi wujud kesayangan dihati,
Melihat anak kecil seraya tidak sampai hati.

 
On 1 January 2009 at 17:38 , ghimau said...

no need to reveal : huhuhu

alia : insaf aku

habuk : indah sungguh madah pujangga, tanda cinta telah berbunga.. amin.. teruskan berkarya wahai sahabat...